Posted by : Unknown
Minggu, 28 April 2013
Para Pendusta berkali-kali mengingkari Hadist Rasulullah Saw seperti dalam sabdanya:
: (إذا مر بالنطفة ثنتان وأربعون ليلة بعث الله إليها ملكاً فصوًّرها وخلق سمعها وبصرها وجلدها ولحمها وعظمها) [رواه مسلم]،
“ Jika Sperma (Air Mani) telah berumur
42 malam, Allah Swt mengutus Malaikat untuk membentuknya kemudian
memberikannya pendengaran, penglihatan, kulit, daging ,dan
Tulang-belulang” (H.R
Muslim), dan mereka berkata bahwa Hadis ini sama sekali tidak ada
kaitannya dengan pengetahuan Moderen dan tahapan-tahapan perkembangan
Embrio.
Akan tetapi Ilmu pengetahuan terus-menerus berkembang hingga akhirnya memperlihatkan kepada kita fakta-fakta mutakhir. Dan
jika kita merenungkan hasil dari penelitiaan terbaru dalam embriologi,
serta mengkaji lagi tahapan-tahapan yang telah disampaikan oleh
Rasulullah Saw dalam Sabdanya, tentang Embrio ketika berumur 42 hari,
mungkin kesimpulan apa yang kita peroleh?Dan mengapa Nabi Muhammad Saw yang lebih mengkhususkan angka 42 sebagai umur rmbrio? Makna apakah yang terdapat dari perkembangan embrio pada kandungan ibu?
Kami akan memperlihatkan serangkaian
ilustrasi berserta uraiannya yang memperlihatkan proses tahapan
perkembangan embrio dan lebih terfokus lagi pada minggu kelima, keenam,
dan ketujuh, kemudian kembali meninjau ulang agar kita bisa menyaksikan
kesesuaian yang utuh antara keagungan teks hadist dan perkataan para
Ilmuwan-ilmuwan Modern.
Setelah melalui berbagai proses tahapan
sejak masih berbentuk sperma hingga berevolusi menjadi Embrio pada
minggu keenam (42 Hari), maka kami menyimpulkan bahwa Embrio tidak akan
terbentuk (wujud manusia) setelah melalui 42 malam, dan Rasulullah Saw
telah menerangkan secara gambalang lewat Sabda agungnya mengenai hal ini!
Coba kita perhatikan, bagaimana proses
berkembangan Sperma hingga menjadi Embrio yang belum berbentuk manusia,
kemudian berubah menjadi segumpal darah, lalu berbentuk gumpalan daging
yang juga belum memperlihatkan kejelasan betuk manusia. Dan,
pada umur 42 harilah tahapan evolusi ini akan membuahkan bentuk
struktur tubuh manusia yang jelas dan terus berkesinambungan hingga
memasuki tahapan persalinan, Maka Segala puji bagi Allah Swt!
Gambar Asil dari embrio yang berumur
lima minggu dan kita tidak melihat adanya bentuk struktur manusia, dan
para ilmuwan mengatakan bahwa mayoritas dari spesies-spesis hewan juga
berbentuk serupa (dengan gambar di atas) dengan umur yang sama pula. Dan
dengan keterangan tadi dapat mengindikasikan bahwa pada umur ini
Embrio belum mencapai kesempuraan betuk Manusia, dan kita tidak
menemukan bentuk telinga, mata, kulit, dan tulang.
Gambar embrio ketika berumur 47 Hari,
dan kami berkesimpulan bahwa bentuk ini telah mensimulasikan wujud
manusia dan semakin jelas lagi ketika mata, telinga telah memperlihatkan
bentuknya, dan juga kita meliahat dua telinga dan mata, serta lapisan
kulit, semua itu telah membentuk wujud manusia sejak akhir minggu keenam. Indikator-indikator ini sangat tampak jelas pada minggu ketujuh, dan Jantung Embrio mulai berdenyut jelas sejak minggu ke enam.
Gambar perbandingan antara Embrio berumur lima minggu dan embrio yang berumur tujuh minggu. Lihatlah
perbedaan paras, ukuran, dan bentuk tubuh ke dua embrio ini, dan
bagaimana bisa sebiji embrio dapat membuahkan struktur rupa manusia
hingga sejelas ini.
Para Ilmuwan memaparkan tentang Embrio
yang memasuki minggu keenam atau berumur 42 hari, yang pada waktu ini
Embrio mulai merespon berbagai suara disekitarnya dan bereaksi atasnya.
Para Ilmuwan lebih menekankan lagi bahwa
umur 42 hari dan setelahnya adalah tahapan pemisah antara fase embrio
tatkal belum berwujud sempurna dan fase embrio ketika telah berwujud
manusia. Maka
dari itu kita mendapati salah satu situ web yang khusus mengulas
masalah perkembangan Embriology berbicara mengenai hal serupa, seperti
dalam artikelnya:
During the sixth week after fertilization the unborn child can respond to local tactile stimulation by reflex movements. At the end of the sixth week, the unborn child is clearly recognizable as a human being by gross morphological observation
(pada minggu keenam setelah pembuahan, embrio mulai mampu merespon sensai sentuhan melalui pergerakan refleks. Pada
akhir-akhir minggu keenam, Embrio sudah bisa dikatakan telah berwujud
manusia, dan demiikianlah yang tampak sejak dalam penelitian)
Juga kita lihat perkataan mereka di situs yang berbeda:
The brainwaves have been noted at 43 days. Dr.
Stiff has noted that electroencephalographic waves have been obtained
in forty-three to forty-five day old fetuses, and so conscious
experience is possible after this date.
(Gelombang otak telah terdeteksi ketika Embrio berumur 43 Hari, dan Dr. stiff juga telah mengedeteksi Gelombang yang timbul dari otak ketika Embrio berumur sekitar 43-45 Hari. Maka keterangan dari prihal ini sangat memungkinkan untuk diperhitungkan setelah Umur ini.
Embrio berumur Enam Minggu ketika
mulai berbentuk manusia dan memancarkan gelombang dari otaknya
menyerupai prinsip kerja pada sebuah Mekanisme. Dan
dari prinsip kerja inilah banyak kajian-kajian penelitian terinspirasi
pada metode kerja sel-sel dalam otak dan memungkinkan hal ini (gelombang
otak) juga berkaitan dengan peniupan Roh Manusia pada tahapan ini,
Wallahu ‘Alam.
Cobalah amati sejenak proses
terbentuknya kedua mata, Ilmuwan menegaskan bahwa minggu keenam adalah
Umur dimana kedua mata mulai terbuka pada Embrio, maka tersingkaplah
kebenaran Sabda Rasulullah Saw: “..membentuknya kemudian memberikannya pendengaran, penglihatan..”
Adapun Mata Embrio mulai tampak pada Hari ke-42 dan kita menemukan perkataan Keith Moore Ilmuwan embriology yang terkenal:
The eye is obvious, About day 42 after fertilization (Moore, p 99).
(Mata Embrio mulai tampak jelas kurang lebih setelah 42 hari setelah pembuahan)
setelah berlalunya 42 hari dengan mulus
dan sempurnah maka muncullah fenomena perkembangan Kedua mata dan
telinga dengan kecepatan perubahan yang fantastik, Mereka (Ilmuwan
Embriology) berkata:
The eyes are developing rapidly, The ears are developing rapidly, 7th week after conception (Rugh, p 52). http://www.sfuhl.org/k_appendix_1_sixth_week.htm
(Mata dan telinga akan berkembang pesat
pada minggu ketujuh (setelah sperma berlalu selama 42 malam) yang
menunjukkan pada Akhir minggu ke tujuh, di mana embrio berevolusi
membentuk wujud Manusia tepat pada waktu itu)
Sangat persisi dengan ulasan Hadist
Rasulullah secara sangat rinci tatkala bersabda: “Jika Sperma (Air Mani)
telah berumur 42 malam, Allah Swt mengutus Malaikat untuk membentuknya
kemudian memberikannya pendengaran, penglihatan, kulit, daging ,dan
Tulang-belulang” (H.R Muslim)
Cobalah renungkan Gambar hakekat Embrio
(kanan) yang berumur 41 hari, pada gambar ini kita hampir tidak bisa
melihat indikator bahwa Embiro ini adalah manusia, tetapai tatkala
memasuki hari ke-44 Embrio secara langsung akan berevolusi membentuk
struktur tubuh manusia. Maka
dari itu pada gambar (kiri) kita telah melihat wujud manusia pada
Embrio sekaligus kedua mata dan telinga dengan jelas serta kedua kaki,
tangan dan jemari-jemari. Maka Segala puji bagi Allah Swt!
Setelah jumlah Angkan Abrosi melambung pesat di Negeri Non-Muslim.Terjadilah
gejolak penolakan tehadap sistem Abrosi hingga hari ini, melihat hal
itu Para Ilmuwan dan peneliti berinisiatif menentukan batas umur
(Embrio) supaya tidak terjadi pengguguran kandungan setelah Embiro
terbentuk, maka pada akhirnya mereka menemukan bahwa akhir minggu keenam
dan awal minggu ketujuh (ketika Embrio berumur 42 hari) adalah waktu di
mana timbulnya gelombang otak pada Embrio sekaligus menjadi waktu
permulaan kehidupan manusia.
Saya maupun Anda sekalian (yang
telah mengetahui) akan mengingat beberapa perkataan para Fuqaha kita
(ulama islam) yang berdalilkan dari Hadist Nabi Muhammad Saw tadi,
bahwasanya terdapat larangan keras Abrosi telebih pada waktu setelah 42
malam berlalu, dan terdapat kemungkinan dibolehkannya melakukan Abrosi
sebelum memasuki Umur ini jika terdatap tuntutan keharusan melakukan
Abrosi utuk kemaslahatan pengobatan yang sangat diutamakan, dan hal ini
menujukkan kebenaran Nubuwat bahwa peniupan Roh kedalam tubuh Embrio
pada umur ini, dan semakin jelas ketika Gelombang otak tersebut timbul
pada umur ini (42 hari), begitu juga dengan detak jantung, seakan-akan
terdapat keterkaitan antara Roh dan prinsip kerja Otak dan jantung,
Wallahu ‘Alam!
Gambar Asli sebuah Embrio ketika berumur
42 hari, pada umur ini Embrio mulai berbentuk manusia, mari kita
perhatikan ukurang kecil ini, walau demikian ukuran itu telah dianggap
sebagai manusia sepenuhnya, dan berikut kesimpulan para peneliti tentang
larangan Abrosi setelah Umur ini karena Embiro telah dianggap sebagai
manusia seutuhnya.
Embrio (berbentuk bayi) melatih diri
dengan mengisap jarinya sebagai persiapan memasuki Alam Dunia sehingga
dapat langsung menetek ke ibunya, Maha suci Allah yang mengajarkan Bayi
ini apa yang tidak diketahuinya seperti dalam FirmanNya:
(وَاللَّهُ
أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا
وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ
تَشْكُرُونَ) [النحل: 78].
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut
ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu
pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (An-Nahl: 78)
KemudiaN timbul pertanyaan, apa maksud dari ayat ini ? Jawabannya
Adalah: bahwa Sesungguhnya ayat ini menjelaskan perubahan-perubahan
dasar (Embrio) yang terjadi setelah berlalunya 42 hari secara utuh dan
sempurna, dan pada hari ke-43 otak mulai melepaskan gelombang yang bisa
merespon pergerakan di sekitarnya melalui sensasi dan perasaan,
Sesungguhnya Firman ini mengisyaratkan
tentang Roh yang sedang menyesuaikan pergerakannya dalam tubuh Embrio,
dan juga membuktikan bahwa Nabi Muhammad Saw telah mendahului Para
Ilmuwan Barat mengenai perkara yang sangat mendetail sekali, yang
mustahil manusia biasa mampu meramalkan hal ini jauh sebelum 14 abad
berlalu.
Sesungguhnya Wahyu ini berpesan bahwa
tidak seorang pun dapat mengemukakan segala pengetahuan yang berhubungan
dengan Tahapan-tahapan ini kecuali jika orang itu adalah Dokter
spesialis yang disertai aparatur-aparatur yang memadai, dan apakah
Rasulullah Saw adalah sorang Doker spesialis yang dilengkapi oleh
perangkat-perangkat modern? Terdapat
hal baru yang harus kita sepakati untuk meyakinkan kepada para
penyangkal (kebenaran) seraya menayakan: Bagaimana bisa Nabi Muhammad
Saw mengetahui secara pasti bahwa setelah 42 hari Embrio akan berubah
bentuk ke Wujud manusia yang memiliki pendengaran, penglihatan, kulit,
dan Tulang?!
——————–
Referensi:
1- Carlson, Bruce M. Human Embryology and Developmental Biology, 2nd ed.New York: Mosby, 1999.
2- Gilbert, Scott F. Developmental Biology, 3rd ed. Sunderland, MA: Sinauer Associates, Inc., 1991.
3- Moore, Keith L., and T. V. N. Persaud. Before We Are Born: Essentials of Embryology and Birth Defects, 5th ed. Philadelphia, PA: W. B. Saunders, Co., 1998.
4- Embryo, Wikipedia.
5- The Biology of Prenatal Development, www.ehd.org.
6- Vaughn, C. How Life Begins: the science of life in the womb. New York: Times Books, 1996.
7- The Visible Embryo, www.visembryo.com
8- Larsen, W. Human Embryology. New York: Churchill Livingston Co. 1993.
9- Horder, T.J. and others. A History of Embryology, Cambridge University, Press, 1986.
10- Balinsky, B.I. An Introduction to Embryology, SCP, 1981.
11- Moore, P.D. Embryology, Mosby, 1986.
12- Gilbert, Stephen. Pictorial Anatomy of the Human Embryo, University, of Wash. Press, 1988.
13- http://embryology.med.unsw.edu.au/Medicine/BGDFace/BGDFace.htm
14- http://www.deathroe.com/Baby_Development/index.cfm
15- http://www.100abortionpictures.com/
16- The Chronological Development of The Unborn Child, www.sfuhl.org
17- http://embryo.soad.umich.edu/carnStages/carnStages.html
[www.globalmuslim.web.id]